PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK HASIL EKSTRAKSI MASERASI BIJI BINTARO (CERBERA MANGHAS LIN.) DENGAN KATALIS H2SO4 DAN VARIASI RASIO MINYAK : METANOL

Autor(s): Sri Redjeki Setyawati
DOI: 10.55075/wa.v44i1.112

Sari

Pembuatan biodiesel dari minyak hasil dari ekstraksi maserasi biji buah bintaro (Cerbera manghas Lin.) selama 4 jam dengan pelarut heksana pada suhu 60 oC. Asam lemak direflaks pada suhu 70 oC selama 4 jam dengan variasi perbandingan asam lemak : metanol 1:3, 1:6, 1:12 dan 1:18 dengan katalis H2SO4 4 g untuk proses esterifikasi. Selanjutnya proses transesterifikasi dilakukan pada suhu 60 oC selama 1 jam, dilihat dari sifat fisikokimia yang masuk pada nilai  standard SNI04-7182-2006, yaitu masa jenis sebesar 0,8738 g/mL, asam lemak bebas 0,33 mgKOH/g, flash point 102 oC untuk perbandingan asam lemak : metanol 1 : 18. Kadar metil ester yang diperoleh metil palmitat 6,197%, metil oleat 48,847%, metil linolenat 28,432%, metil linolenat 0,342%.

 

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Devi, Sari, T.R.P., Nurhayati, Linggawati, A. (2015). Produksi Biodiesel Dari CPO Dengan Proses Esterifikasi Dengan Katalis H2SO4 dan Transesterifikasi Dengan Katalis CaO Dari Cangkang Kerang Darah. Bidang Kimia Fisika Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau Kampus Binawidya Pekanbaru.

Pawoko, E., Sudradjatt, R., Hendra, D. Setiawan, D. (2010). Pembuatan Biodiesel Dari Biji Kesambi (Schleichera oleosa L.) (Biodiesel Manufacturing from Kesambi Seed). Pusat Litbang Hasil Hutan Jl Gunung Batu Bogor.

Freedman, B., Pryde, E. H., Mounts, T. L. (1984). Variables Affecting The Yields of Fatty Esters from Transesterfied Vegetables Oils.

Hikmah M. N., Zuliyana. (2013). Pembuatan Metil Ester (Biodisel) dari Minyak Dedak dan Metanol dengan Proses Esterifikasi dan Trans Esterifikasi, Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, UNDIP Semarang.

Aziz, I., Nurbayati, S., Luthfina, F. (2015). Pemurnian Gliserol dari Hasil Samping Pembuatan Biodiesel Menggunakan Bahan Baku Minyak Goreng Bekas. Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Jurnal : 157-162.

Wahyu, M.S., Nurrahmaningsih, L., Fitrianti, P., Sando, A., James, J.R. (2018). Pembuatan Biodiesel dari Minyak Jelantah dengan Bantuan Gelombang Ultrasonik. Jurnal Prodi Teknik Kimia UPN Veteran Yogyakarta, Vol. 15, No. 1.

Kembaryanti, P.S., Supranto, Sudiyo, R. (2012). Studi Proses Pembuatan Biodiesel dari Minyak Kelapa (Coconut Oil) dengan Bantuan Gelombang Ultrasonik. Jurnal Rekayasa Proses, Vol 6, No 1.

Purwanto, A., Utami, A.R. (2011). Kajian Proses Produksi Biodiesel dari Minyak Biji Bintaro (Cerbera odollam Gaertn) dengan Metode Transesterifikasi. Fakultas Teknologi Pertanian, IPB, Skripsi.

Shimmamah, S.N.C. (2017). Karakterisasi Unjuk Kerja Mesin Diesel Generator Set Sistem Dual Fuel Biodisel Minyak Sawit dan Syngas dengan Penambahan Preheating sebagai Pemanas Bahan Bakar.

Sudradjat R., Suhirman, D., Setiawan. (2007). Pembuatan Biodiesel dari Biji Nyamplung berasal dari Kebumen. Penelitian Hasil Hutan Vol 25 No. 1, 41-56.

Sunu R., Puspitaningati, Permatasari, R., Gunardi I.J. (2013). Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Kelapa Sawit Dengan Menggunakan Katalis Berpromotor Ganda Berpenyangga γ-Alumina (CaO/KI/γ-Al2O3) Dalam Reaktor Fluidized Bed. JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 2, No. 2, Fakultas Teknologi Industri, ITS Surabaya.

Kusumaningsih, T., Pranoto, Saryoso R. (2006). Pembuatan Bahan Bakar Biodisel dari Minyak Jarak; Pengaruh Suhu dan Konsentrasi KOH pada Reaksi Transesterifikasi Berbasis Katalis Basa, Bioteknologi 3 (1): 20-26, Jurusan Kimia FMIPA UNS Surakarta.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.